...:: SELAMAT DATANG DI BOLG INDOTEK DAN INDOTEKNOLOGI.CO.CC ::... ||...:: INDOTEK MAUPUN INDOTEKNOLOGI ADALAH KEPANJANGAN DARI INDONESIA TEKNOLOGI ::... || ...:: SEMOGA BLOG INI BERMAANFAAT ::...|| ...:: SELALU MAJULAH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI INDONESIA ::...|| ...:: TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN NYA KE BLOG INI ::...

Friday, 18 March 2011

Memperbaiki Bad Sector Pada HardDisk kita

sebelum kita membicarakan bagaimana caranya memperbaiki bad sectore pada harddisk.sebenarnya bad sector terbagi menjadi 2 macam, yaitu bad sector secara hardware/fisik/mekanis dan bad sector secara software.
Bad sector secara fisik yaitu kondisi dimana hard disk anda rusak secara fisik, hal ini bisa terjadi karena tergores, kotor karena debu atau mungkin karena terbentur benda keras. Sedangkan bad sector secara software adalah kondisi dimana file system yang ada pada hard disk anda rusak, hal ini umum terjadi karena mati listrik sedangkan hard disk sedang bekerja keras. Pada artikel ini saya hanya akan membahas bagaimana memperbaiki hard disk yang terkena bad sector secara software, bukan secara hardware, pasalnya bad sector secara hardware hampir tidak bisa diperbaiki.Sebelum anda melakukan cara-cara di bawah ini, pastikan data yang ada pada hard disk yang terkena bad sector sudah di backup di media lain.
Dalam usaha memperbaiki hard disk yang terkena bad sector ini, ada 3 alternatif cara yang bisa anda pilih yaitu menggunakan software EASEUS Partition Master dan yang terakhir menggunakan software HDD Low Level Format Tool.

1.Menggunakan Software EASEUS Partition Master
Selain fungsinya sebagai software yang dapat memudahkan anda dalam mengelola partisi hard disk, EASEUS Partition Master juga dapat anda gunakan untuk memperbaiki hard disk yang terkena bad sector dan berikut ini langkah-langkahnya:
a. Jalankan EASEUS Partition Master
b. Lakukan scanning terhadap partisi yang ada pada hard disk untuk mengetahui letak dari bad sector. Untuk melakukan scanning, klik kanan pada suatu partisi » Advance » Check Partition
c. Setelah anda mengetahui letak partisi yang terkena bad sector, klik kanan partisi tersebut dan pilih delete. Pada menu selanjutnya pilih “Delete Partition and Destroy Data” dan klik OK
d. Pada bagian atas software EASEUS Partition Master, klik Apply untuk menjalankan proses pendeletan dan tunggu hingga proses selesai.

Monday, 14 February 2011

Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_SQL_Server

Monday, 7 February 2011

Cara Menginstal OS Dengan USB Flashdisk

 sebenarnya sayasudah lama pingin menulis artikel tentang install os dengan menggunakan flashdisk,tapi baru sempat sekarang.mungkin karena telalu banyak tugas dari kampus jadinya tidak sepat.mungkin bagi teman teman yang sudah pernah menginstall menggunakan flashdisk tidak asing langkah - langkah yang ada di bawah.tapi bagi teman - teman yang belum pernah semoga dapat berguna.
Langkah - langkah Menginstal OS from Flashdisk :

1. Ekstrak kedua file sesuai keinginan sobat dengan menggunakan WinZip atau WinRar (Lebih baik buat Folder baru), sebaiknya File PeToUSB_3.0.0.7.zip dijadikan satu folder bersama File usb_prep8.zip atau sebaliknya.

2. Tancapkan USB Flashdisk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

3. Masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

4. Selanjutnya, buka folder di mana sobat mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi.

5. Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan tombol ENTER untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta sobat memformat USB flashdisk sobat. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan sobat.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika sobat menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flashdisk. Di sini, tentukan di drive mana sobat menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan sobat jika sobat telah menyalin file Instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana sobat mencolok Flashdisk. Kalau Flashdisk sobat berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke Flashdisk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini Flashdisk sobat telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS sobat, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
adapun cara yang lain yaitu dengan menggunakan WIN TO FLASH. yang mukin langkahnya akan lebih sedehana


kalau berminat dapat download link dibawah ini:

PeToUSB_3.0.0.7
usb_prep8
Win To Flash Free (Password : www.remo-xp.com)

sumber: www.remo-xp.com,ashtho software easy

Monday, 24 January 2011

UltraISO Premium Edition v9.33

UltraISO is a powerful and easy-to-use utility that can extract, create, edit, and convert CD/DVD image files. It can directly edit ISO files, make images from CD/DVD-ROMs, or create new one from files and folders on your computer. You have the option to make bootable CDs. In addition, UltraISO can convert nearly all known CD/DVD images to ISO, BIN/CUE, Nero (.NRG), or CloneCD (.CCD/.IMG/.SUB) format .

UltraISO can:
1. Duplicate disc to ISO file from CD-ROM.
2. Build file on hard disk, CD-ROM, net drive to one ISO file.
3. Extract files from ISO file.
4. Edit ISO file in many format (such as Nero burning ROM, Easy CD Creator, CDRWin, CloneCD, BlindWrite, etc.).
5. Make bootable ISO file.
6. Create/Edit Audio CD image.

Some details:
1. Can directly edit the ISO image file.
2. Can directly extract files and folders from ISO image file
3. Can add / delete /create new directory /rename ISO file image content.
4. Can make ISO file from hard disk document.
5. Can create CD image from CD-ROM, maintain bootable information.
6. Can process the compact disc boot information, you can directly add/remove/extract boot image of the ISO image.
7. Supports nearly all known CD image file formats (.ISO, .BIN, .IMG, .CIF, .NRG, .BWI and so on) , and converts them to the standard ISO form image.
8. May directly set the file/folder to hidden attribute
9. Supports ISO 9660 Level1/2/3 and Joliet extension
10. Automatically optimizes the ISO image file structure, saves the CD space.
11. Supports the shell document type integration, Open Image files through double clicking them or the Right Click menu of the mouse with the open dialog.
12. The double window user interface is extremely convenient to use.
13. There are rich add-on tools, you can create ALL in 1 bootable compact discs, CD image file management, even the virtual CD/DVD drive, those functions are really powerful.

Changes in UltraISO Premium 9.33 (February 11, 2009):
+) Can open, view and extract files from XBOX360 ISO images and non copy-protected XBOX360 DVD’s
+) Supports mounting UDF DVD images on Windows Vista/Windows 7 Beta1 (ISODrive) +) Saves newly detected media capacity
*) Improved performance for editing bootable ISO’s with large boot image file
*) Can detect and use Nero 9 as default burning software
*) Fixed a compatible problem with Ashampoo burning package
*) Fixed a bug with converting some PlayStation CD images in MDS/MDF format
*) Some minor improvements and bug fixes


DOWNLOAD:
ISO
SERIAL NUMBER | KEY




sumber: http://www.softdown32.com/2009/05/ultraiso-premium-edition-v933-serial.html

Wednesday, 12 January 2011

Pengurutan Data

#include
main()
{
  int i,j,jum,max;
  float x[10];
  clrscr();
  printf("\n Jumlah data :");
  scanf("%4d",&jum);
  for(i=0; i
  {
    printf(" Data ke - %d  : ",i+1);
    scanf("%4f",&x[i]);
  }
  max=0;
  for(i=0;i
   for(j=i+1;j
       if (x[i]>x[j])
       {
     max=x[i];
     x[i]=x[j];
     x[j]=max;
       }
   puts("\n Data setelah diurutkan dalam satu baris : \n");
   for(i=0;i
   printf("%8.2f",x[i]);
   printf("\n ");
   getch();
   return 0;

}
 
powered by Blogger | For Blogservices